Konsep Dasar Sistem Basis Data (Database)
Sistem Basis
Data (Database)
Pengenalan
Basis Data
Data
adalah sekumpulan baris fakta yang mewakili peristiwa yang terjadi pada
organisasi atau pada lingkungan fisik sebelum diolah ke dalam format yang bisa
dimengerti dan digunakan manusia. (Raymon McLeod, Jr ). sedangkan menurut Kenneth C. Laudon. Jane P. Louden Data
yaitu kumpulan fakta-fakta kasar yang menunjukan kejadian yang terjadi dalam organisasi atau lingkungan
fisik sebelum fakta tersebut diolah dan ditata mejadi bentuk yang dapat dipahami.
(Kenneth C. Laudon. Jane P. Louden)
Konsep Dasar Basis Data
1.
BASIS
DATA adalah suatu susunan/kumpulan data operasional lengkap
dari suatu organisasi/perusahaan yang diorganisir/dikelola dan simpan secara
terintegrasi dengan menggunakan metode tertentu dengan menggunakan komputer
sehingga mampu menyediakan informasi yang diperlukan pemakainya.
2.
BASIS
DATA adalah suatu
sistem penyusunan dan pengelolaan record-record dengan menggunakan komputer,
dengan tujuan untuk menyimpan atau merekam serta memelihara data operasional
lengkap sebuah organisasi/perusahaan sehingga mampu menyediakan informasi yang
diperlukan pemakai untuk kepentingan
proses pengambilan keputusan.
Komponen Sistem Basis Data
Terdapat 4 komponen pokok
dari sistem basis data:
1.
DATA,
dengan ciri-ciri :
· Data
disimpan secara terintegrasi (Integrated)
Terintegrated yaitu Database
merupakan kumpulan dari berbagai macam file dari aplikasi-aplikasi yang berbeda
yang disusun dengan cara menghilangkan bagian-bagian yang rangkap (redundant)
· Data
dapat dipakai secara bersama-sama(shared)
Shared yaitu Masing-masing
bagian dari database dapat diakses oleh pemakai dalam waktu yang bersamaan,
untuk aplikasi yang berbeda.
2. Perangkat Keras (HARDWARE)
Terdiri dari semua peralatan
perangkat keras komputer yang digunakan untuk pengelolaan sistem
database.Perangkat keras yang terdapat dalam sebuah sistem basis data adalah:
· Komputer
(satu untuk sistem stand-alone atau
lebih dari satu untuk sistem jaringan)
· Memori sekunder on-line (Harddisk)
· Memori sekunder off-line (Tape atau Removeble Disk) untuk backup
data
· Media/perangkat komunikasi (untuk sistem
jaringan)
3. Perangkat Lunak (SOFTWARE)
Berfungsi sebagai perantara
(interface) antara pemakai dengan
data phisik pada database, dapat berupa :
· Database Management System (DBMS)
· Program-program aplikasi &
prosedur-prosedur
4.
Pemakai
(USER)
adalah pengguna basis data
yang berinteraksi secara tidak langsung dengan basis data melalui program
aplikasi basis data dan DBMS. Terbagi
menjadi 3 klasifikasi :
· Database
Administrator (DBA), yang membuat basis data dan mengontrol akses ke basis
data.
· Programmer,
yang membuat aplikasi basis data yang digunakan oleh DBA dan pemakai akhir.
· Pemakai
akhir (End user) yang melakukan penambahan, penghapusan, pengubahan, dan pengaksesan data.
Struktur Database / Basis
Data
Definisi
Dasar Struktur Database
1.
Data : Sekumpulan fakta mengenai objek tertentu, orang
dan lain-lain yang dinyatakan dengan angka, huruf, gambar, film, suara dan
sebagainya yang relevan dan belum mempunyai arti.
2. Informasi :
Hasil pengolahan data yang konkrit dan sudah mempunyai arti untuk mencapai
suatu tujuan tertentu.
3.
Tabel : Merupakan hal yang paling mendasar dalam hal
penyimpanan data yang terdiri dari field dan record.
4.
Field (kolom) : Merupakan elemen dari tabel yang berisikan informasi
tertentu yang spesifik tentang sub judul tabel pada sebuah item data.
Tipe
Database / basis data
Tipe Database Terdapat
12 tipe database, antara lain:
1.
Operational database: Database ini menyimpan data rinci yang diperlukan untuk
mendukung operasi dari seluruh organisasi. Mereka juga disebut subject-area
databases (SADB), transaksi database, dan produksi database. Contoh: database
pelanggan, database pribadi, database inventaris, akuntansi database.
2.
Analytical database: Database ini menyimpan data dan informasi yang diambil dari operasional yang dipilih dan
eksternal database. Mereka terdiri dari data dan informasi yang dirangkum
paling dibutuhkan oleh sebuah organisasi manajemen dan End-user lainnya.
Beberapa orang menyebut analitis multidimensi database sebagai database,
manajemen database, atau informasi database.
3.
Data warehouse: Sebuah data warehouse menyimpan data dari saat ini dan
tahun- tahun sebelumnya - data yang diambil dari berbagai database operasional
dari sebuah organisasi.
4.
Distributed database: Ini adalah database-kelompok kerja lokal dan departemen
di kantor regional, kantor cabang, pabrik-pabrik dan lokasi kerja lainnya.
Database ini dapat mencakup kedua segmen yaitu operasional dan user database,
serta data yang dihasilkan dan digunakan hanya pada pengguna situs sendiri.
5.
End-user database: Database ini terdiri dari berbagai file data yang
dikembangkan oleh end-user di workstation mereka. Contoh dari ini adalah
koleksi dokumen dalam spreadsheet, word processing dan bahkan download file.
6.
External database: Database ini menyediakan akses ke eksternal, data milik
pribadi online - tersedia untuk biaya kepada pengguna akhir dan organisasi dari
layanan komersial. Akses ke kekayaan informasi dari database eksternal yang
tersedia untuk biaya dari layanan online komersial dan dengan atau tanpa biaya
dari banyak sumber di Internet.
7.
ypermedia databases on the
web: Ini adalah kumpulan dari halaman- halaman
multimedia yang saling berhubungan di sebuah situs web. Mereka terdiri dari
home page dan halaman hyperlink lain dari multimedia atau campuran media
seperti teks, grafik, gambar foto, klip video, audio dll.
8.
Navigational database: Dalam navigasi database, queries menemukan benda terutamadenganmengikutireferensidariobjeklain.
9.
In-memory databases: Database di memori terutama bergantung pada memori
utama untuk penyimpanan data komputer. Ini berbeda dengan sistem manajemen
database yang menggunakan disk berbasis mekanisme penyimpanan. Database memori
utama lebih cepat daripada dioptimalkan disk database sejak Optimasi algoritma
internal menjadi lebih sederhana dan lebih sedikit CPU mengeksekusi instruksi.
10.
Document-oriented databases: Merupakan program komputer yang dirancang untuk
aplikasi berorientasi dokumen. Sistem ini bisa diimplementasikan sebagai
lapisan di atas sebuah database relasional atau objek database. Sebagai lawan
dari database relasional, dokumen berbasis database tidak menyimpan data dalam
tabel dengan ukuran seragam kolom untuk setiap record. Sebaliknya, mereka
menyimpan setiap catatan sebagai dokumen yang memiliki karakteristik tertentu.
Sejumlah bidang panjang apapun dapat ditambahkan ke dokumen. Bidang yang dapat
juga berisi beberapa bagian data.
11.
Real-time databases
Real-time: Database adalah sistem pengolahan dirancang
untuk menangani beban kerja negara yang dapat berubah terus- menerus. Ini
berbeda dari database tradisional yang mengandung data yang terus- menerus,
sebagian besar tidak terpengaruh oleh waktu.
12.
Relational Database: Database yang paling umum digunakan saat ini.
Menggunakan meja untuk informasi struktur sehingga mudah untuk mencari.
Istilah-istilah Dalam Sistem Basis Data
1.
Enterprise yaitu suatu bentuk organisasi
Contoh
Enterprise : Sekolah,
Rumah
Sakit Sekolah :Database Nilai
Rumahsakit :
AdministrasiPasien
2.
Entitas yaitu suatu obyek yang dapat
dibedakan dengan objek lainnyaContoh :
Database Nilai à
entitas: Mahasiswa, Matapelajaran
Database AdministrasiPasien à
entitas: Pasien, Dokter, Obat
3. Atribute/field
yaitu setiap entitas mempunyai atribut atau suatu sebutan untuk mewakili suatu
entitas.
Contoh :
Entity siswa à
field = Nim, nama_siswa,alamat,dll
Entity
nasabah àfield=Kd_nasabah,nama_nasabah,dll
4. Data
value yaitu data aktual atau informasi yang disimpan pada tiap data elemen atau
atribute.
Contoh : Atribut nama_karyawan àsutrisno,
budiman, dll
5. Record/tuple
yaitu kumpulan elemen-elemen yang saling berkaitan menginformasikan tentang
suatu entity secara lengkap.
6. File
yaitu kumpulan record-record sejenis yang mempunyai panjang elemen sama,
atribute yang sama namun berbeda-beda data valuenya.
7. Kunci
elemen data yaitu tanda pengenal yang secara unik mengindentifikasikan entitas
dari suatu kumpulan entitas
Perangakat
keras dari Database
1.
Server
Database yang terdapat di komputer server biasanya berisi
data-data yang digunakan bersama-sama oleh komputer-komputer client.
Terkadang database server dibuat terpisah. Jika jaringan terhubung dengan
internet, server dapat berfungsi juga sebagai gateway atau
gerbang komputer client untuk mengakses internet.
2.
Client
Client merupakan komputer yang digunakan untuk melakukan
pengolahan data yang diambil dari server. Client menerima layanan dari server.
3. Kartu jaringan / LAN Card
LAN Card adalah perangkat keras jaringan yang dipasangkan
di motherboard komputer yang terdapat pada jaringan (baik server maupun
client). Pada beberapa motherboard juga terpasang LAN Card atau disebut LAN
Card On-Board. LAN Card memungkinkan komputer pada jaringan saling
berkomunikasi dan mempertukarkan data.
4. HUB
HUB suatu perangkat yang
memiliki banyak port yang akan menghubungkan beberapa node (komputer) sehingga
membentuk suatu jaringan pada topologi star.
5.
Kabel dan Konektor
Terdapat beberapa jenis
kabel untuk jaringan. Yang umum digunakan ialah kabel UTP dengan konektor RJ-45
6.
Repeater
Repeater berfungsi untuk memperkuat sinyal di jaringan
sehingga sinyal yang diterima dari komputer pengirim, sama dengan kekuatan
aslinya. Dengan menempatkan repeater maka jarak antar komputer di jaringan
dapat dibuat semakin jauh.
7.
Bridge
Bridge berfungsi menghubungkan dua buah LAN
yang sejenis, sehingga dapat memiliki satu LAN yang jauh lebih besar dari
ketentuan konfigurasi LAN tanpa bridge.
8.
Router
Router berfungsi untuk mengatur aliran data dari satu
jaringan ke jaringan yang lain. Dengan adanya router maka arus data dari satu
LAN dapat diisolasi dari arus LAN yang lain. Sehingga arus data tidak bercampur
baur dengan arus data dari LAN yang lain. Ada 2 jenis router, yaitu router
dedicated (keluaran pabrik) dan router PC (komputer
PC yang dibuat menjadi router).
Perangkat lunak pada
Database
Perangkat lunak basis data yang banyak
digunakan dalam pemrograman dan merupakan perangkat basis data aras tinggi (high
level):
1.
MySQL
MySQL merupakan sebuah perangkat lunak system
manajemen basis data SQL (bahasa inggris : data management system) atau DNMS
yang multithread, multi-user,
SQL structured query language adalah bahasa
query yang di standarisasi untuk meminta informasi dari sebuah basisdata. versi
awal SQL adalah SQUEL Structured English Query Language yang di rancang oleg
IBM pada tahun 1974 dan 1975. SQL pertama kali di perkenalkan sebagai system
basisdata komersial pada tahun 1979 oleh oracle corporation.
2.
Oracle
Oracle adalah relational database management
system (RDBMS) untuk mengelola informasi secara terbuka, komprehensif dan
terintegrasi.
3.
Firebird
dan Interbase
Firebird (juga disebut FirebirdSQL) adalah
sistem manajemen basisdata relasional yang menawarkan fitur-fitur yang terdapat
dalam standar ANSI SQL-99 dan SQL-2003. RDBMS ini berjalan baik di Linux,
Windows, maupun pada sejumlah platform Unix. Firebird ini diarahkan dan
di-maintain oleh FirebirdSQL Foundation. Ia merupakan turunan dari Interbase
versi open source milik Borland. Karena itulah Interbase dan Firebird
sebenarnya mempunyai CORE yang sama karena awalnya sama” dikembangkan oleh
Borland.
4.
Microsoft
SQL Server 2000
Microsoft SQL Server 2000 adalah perangkat
lunak relational database management system (RDBMS) yang didesain untuk
melakukan proses manipulasi database berukuran besar dengan berbagai fasilitas.
Microsoft SQL Server 2000 merupakan produk andalan Microsoft untuk database
server. Kemampuannya dalam manajemen data dan kemudahan dalam pengoperasiannya
membuat RDBMS ini menjadi pilihan para database administrator.
5.
Visual
Foxpro 6.0
Visual FoxPro 6.0 dilengkapi dengan kemampuan
untuk berinteraksi dengan produk desktop dan client/server lain dan juga dapat
membangun aplikasi yang berbasis Web. Dengan adanya Visual Studio, FoxPro
menjadi anggotanya. Sasaran utama Visual Studio adalah menyediakan alat bantu
pemrogrman dan database untuk mengembangka perangkat lunak yang memenuhi
tuntutan zaman.
6.
Database
Dekstop Paradox
Database desktop merupakan suatu program
“Add-Ins”, yaitu program terpisah yang langsung terdapat pada Borland Delphi.
Pada database desktop terdapat beberapa DBMS yang terintegrasi di dalamnya
antara lain Paradox 7, Paradox 4, Visual dBase, Foxpro, Ms. SQL, Oracle, Ms.
Acces, db2 dan interbase. Dari beberapa DBMS tersebut kita akan memilih salah
satu yaitu Paradox yang akan dibahas lebih lanjut, khususnya Paradox 7. Dalam
Paradox 7 ini, pada 1 file database hanya mengizinkan 1 tabel, berbeda dengan
DBMS lain yang mengizinkan beberapa tabel pada 1 file database seperti pada Ms.
Acces.
Referensi by :
learningrplit.blogspot.co.id
cimpoenzz.wordpress.

0 Response to "Konsep Dasar Sistem Basis Data (Database)"
Posting Komentar